Sabtu, 26 Oktober 2019

DESCRIBE SOME INGREDIENTS

1.   Timun

Hasil gambar untuk timun

     Timun atau yang dikenal dengan nama latin Cucumis sativus L adalah salah satu jenis sayuran buah yang begitu populer dikalangan masyarakat dunia. Tanaman satu ini diperkirakan berasal dari daerah sekitar India. Hal tersebut dibuktikan dari terdapatnya banyak varietas timun di negara tersebut. Sementara itu, di Indonesia sendiri tanaman timun banyak dibudidayakan di hampir seluruh daerah, mulai dari dataran rendah hingga dataran tinggi.

     Tanaman mentimun memiliki akar tunggang dan serabut. Akar tanaman tunggang dapat tumbuh mencapai 20 -30 cm, sedangkan akar serabut hanya dapat tumbuh di permukaan tanah. Batang tanaman mentimun berwarna hijau, berbulu dengan panjang mencapai 1,5 m, banyak mengandung air dan lunak. Mentimun ini mempunyai sulur dahan berbentuk spiral yang keluar di sisi tangkai daun. Sulur mentimur merupakan batang yang sudah termodifikasi dan memiliki ujung yang peka untuk di sentuh, dan berubah menjadi mengkerut atau masuk kedalam. Tanaman mentimun memiliki daun berbentuk bulat dengan ujung runcing berganda, memiliki warna hijau muda dan tua, bergerigi, berbulu halus, memiliki tulang daun dan bercabang-cabang. Daun ini terletak disisi batang, yang membentuk berselang seling antara satu daun dengan daun yang di atasnya. Tanaman mentimun memiliki bunga berwrna kuning dan berbentuk terompet, memiliki bunga jantan dan bunga betina yang terpisah, tetapi masih dalam satu tanaman. Bunga betina mempunyai bakal buah berbentuk lonjong yang membengkok, sedangkan bunga jantan tidak. Tanaman mentimun memiliki buah yang terdapat diketiak daun dan batang. Bentuk buah sangat beragam dan bervariasi antara 8-25 cm dan berdiameter 2,3 – 7 cm, serta tergantung dengan varietesnya. Kulit buah memiliki bintik kecil dan bergaris, serta memiliki warna hajau keputih-putihan muda dan hijau gelap tergantung dengan varietesnya. Tanaman mentimun memiliki biji berbentuk pipih, berwarna putih atau kekuning-kuningan hingga cokelat. Biji dalam satu buah sangat banyak dan juga beragam bentuknya.

     Hampir berbagai menu masakan menggunakan timun sebagai pelengkap untuk lalapan, ataupun dijadikan acar. Oleh karena itu, banyak masyarakat Indonesia yang mengkonsumsi timun karena memiliki banyak manfaat, di antaranya menjaga kesehatang tulang, mencegah kanker, mengendalikan tekanan darah dan mengurangi resiko penyakit jantung.

     Ketimun mengandung energi sebesar 12 kkal, protein 0,7 gr, karbohidrat 2,7 gr, lemak 0,1 gr, kalsium 10 mg, fosfor 21 mg, dan zat besi 0 mg. Selain itu, di dalam Ketimun juga terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0,03 mg dan vitamin C 8 mg.

2.   Labu Kuning
Hasil gambar untuk labu kuning

     Labu kuning berasal dari Benua Amerika terutama di negara Peru dan Meksiko. Banyak yang beranggapan bahwa Labu kuning berasal dari Indonesia, tapi hal tersebut tidak benar. Di Benua Amerika, labu kuning menyebar ke setiap penjuru dunia, kini labu kuning banyak dijumpai di negara-negara tropis seperti Filipina, Malaysia dan beberapa negara tropis di Afrika seperti Karibia. Masyarakat Internasional mengenal Labu ini dengan sebutan Pumpkin atau Winter squash, sedangkan di Indonesia sendiri sering disebut Waluh (Jawa). Tanaman labu kuning sudah dikenal dan dibudidayakan sejak bertahun-tahun sebelum masehi. Bahkan suku bangsa Indian memanfaatkannya sebagai makanan utama.

     Batang labu kuning merambat atau menjalar cukup kuat, bercabang banyak, berbulu agak tajam, panjang batang dapat mencapai 5 – 10 m. Pada ketiak daun muncul sulur-sulur berbentuk pilin (Spiral) yang berfungsi sebagai alat pemegang sehingga batang tetap kokoh terambat pada tanah, rumput atau batang kayu. Bentuk daun labu kuning menyirip, ujungnya agak runcing, tulang daun tampak jelas, berbulu halus dan agak lembek sehingga bila terkena sinar matahari agak layu. Labu kuning termasuk berdaun lebar, garis tengahnya dapat mencapai 20 cm, berwarna hijau atau agak abu-abu. Letak daun berselang seling diantara batang, panjang tangkai daun 15 – 20 cm. Bunga labu kuning berbentuk lonceng dan berwarna kuning. Bunga labu kuning bersifat uniseksual-monoesius, yakni dalam satu rumpun bunga terdapat bunga jantan dan bunga betina. Bakal buah terdapat pada pangkal bunga betina, sedangkan pada bunga jantan tidak terdapat bakal buah. Penyerbukan bunga labu kuning dapat terjadi karena angin atau serangga. Buah labu kuning terdiri dari lapisan kulit luar yang keras dan lapisan daging buah yang merupakan tempat timbunan makanan. Setelah biji labu kuning berkecambah, akan keluar akar pertama dan daun tunas, kemudian disusul dengan keluarnya akar-akar rambut yang makin lama makin banyak. Panjang akar labu kuning dapat mencapai 40 cm.

     Karena labu kuning banyak tersebar dimana-mana, orang-orang sering mengolah labu kuning sebagai sup. Masyarakat Eropa mengolah labu kuning menjadi sup kental dengan tambahan krim, sedangkan masyarakat Indonesia lebih senang mengolah labu kuning sebagai pelengkap sayur lodeh atau bubur sayuran. Bahkan bijinya pun dapat diolah menjadi camilan bergizi, yaitu kuaci. Dari segi manfaatnya, labu kuning memiliki kelebihan untuk menjaga kesehatan kulit, mencegah tekanan darah tinggi, serta mengurangi resiko terkena maag.

     Labu kuning mengandung energi sebesar 29 kkal, protein 1,1 gr, karbohidrat 6,6 gr, lemak 0,3 gr, kalsium 45 mg, fosfor 64 mg, dan zat besi 1 mg. Selain itu, labu kuning juga mengandung vitamin A sebanyak 180 IU, vitamin B1 0,08 mg dan vitamin C 52 mg.

3.   Terong 

Gambar terkait

     Terong merupakan tanaman asli daerah tropis yang diduga berasal dari Asia terutaman India dan Birma. Keterangan lain mengungkapkan bahwa sumber genetik terong diketemukan pula di Afrika, antara lain S.macrocarpon L atau sekarang disebut terong engkol. Terong dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian hingga 1.200 m di atas permukaan laut. Karena daerah penyebarannya sangat luas, sebutan untuk terong sangat beraneka ragam, yaitu eggplant, gardenegg, melongene, eierplant atau eirefrunch.

     Akar tanaman terong adalah akar tunggang yang dangkal, banyak cabang, dan memiliki buluh yang kasar. Batang tanaman terong di bedakan menjadi dua macam, yaitu batang utama (batang primer) dan percabang (batang sekunder). Dalam perkembangannya batang sekunder ini akan mempunyai percabangan baru. Batang utama merupakan penyangga berdirinya tanaman, sedangkan percabangan adalah bagian tanaman yang mengeluarkan bunga. Batang utama bentuknya persegi, sewaktu muda berwarna ungu kehijauan, setelah dewasa menjadi ungu kehitaman. Daun terong terdiri atas tangkai daun dan helaian daun. Daun seperti ini lazim disebut daun bertangkai. Tangkai daun berbentuk slindris dengan sisi agak pipih dan menebal dibagian pangkal, panjang berkisar antara 5-8 cm. Helaian daun terdiri dari ibu tulang daun, tulang cabang dan urat-urat daun. Ibu tulang daun merupakan perpanjangan dari tangkai daun yang makin mengecil kearah pucuk. Lebar helaian daun 7-9 cm atau lebih sesuai varietasnya. Panjang daun antara 12-20 cm. Bentuk daun berupa belah ketupat hingga oval, bagian ujung daun tumpul, pangkal daun meruncing, dan sisi bertoreh. Bunga terong merupakan bunga berkelamin dua, dalam satu bunga terdapat alat kelamin jantan (benang sari) dan alat kelamin wanita (putik). Bunga seperti ini dinamakan bunga lengkap. Perhiasan bunga yang dimiliki adalah kelopak bunga, mahkota bunga, dan tangkai bunga. Buah terong merupakan buah sejati tuggal dan berdaging tebal, lunak, serta tidak akan pecah bila buah telah masak. Biji-biji terdapat dalam daging buah. Biji terong sangat mengkilap, berlendir, berbentuk bulat lonjong dan juga berwarna cokelat hingga kehitaman.

     Biasanya masyarakat Indonesia sering mengolah terong dengan cara digoreng, dibakar atau direbus. Seperti membuat terong balado, sambal terong atau lodeh terong. Terong memiliki banyak khasiat bagi kesehatan tubuh, seperti meningkatkan fungsi otak, mencegah kolesterol, mencegah kanker, serta membuat kulit lebih cerah.

     Terong mengandung energi sebesar 24 kkal, protein 1,1 gr, karbohidrat 5,5 gr, lemak 0,2 gr, kalsium 15 mg, fosfor 37 mg, dan zat besi 0 mg. Terong juga mengandung vitamin A sebanyak 30 IU, vitamin B1 0,04 mg dan vitamin C 5 mg.
http://fredikurniawan.com/klasifikasi-dan-morfologi-tanaman-mentimun/
https://ilmupengetahuanumum.com/kandungan-gizi-mentimun-cucumber-manfaat-mentimun-bagi-kesehatan/
http://www.organisasi.org/1970/01/isi-kandungan-gizi-ketimun-komposisi-nutrisi-bahan-makanan.html#.XTwGVHtlDIU
https://ilmupengetahuanumum.com/kandungan-gizi-mentimun-cucumber-manfaat-mentimun-bagi-kesehatan/
http://endrah.blogspot.com/2010/03/labu-kuning-cucurbita-moschata.html
https://www.mangyono.com/2016/07/morfologi-tanaman-labu-kuning.html
http://www.infoglobalkita.com/2019/02/klasifikasi-labu-kuning-jenis-dan.html
http://www.organisasi.org/1970/01/isi-kandungan-gizi-labu-waluh-komposisi-nutrisi-bahan-makanan.html#.XTwJgHtlDIU
https://rennyambar.wordpress.com/2013/12/19/tanaman-terong-solanum-melongena-l/
https://materipengetahuanumum.blogspot.com/2016/10/klasifikasi-dan-morfologi-terong.html
https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/manfaat-terong-untuk-kesehatan/
http://www.organisasi.org/1970/01/isi-kandungan-gizi-terong-komposisi-nutrisi-bahan-makanan.html#.XTwKbXtlDIU

DESCRIBE SOME INGREDIENTS

1.    Tepung Tapioka 

                                           Hasil gambar untuk tepung singkong

      Tepung tapioka adalah pati dari umbi singkong yang dikeringkan dan dihaluskan. Dalam bahasa inggris disebut dengan cassava flour atau tapioca starch dengan nama latin Manihot Utilissima. Tepung tapioka adalah salah satu tepung bebas protein dan bebas gluten. Tepung tapioka cenderung sulit digenggam menjadi gumpalan dalam keadaan kering dikarenakan teksturnya yang sangat halus, kesat dan menimbulkan bunyi ketika diremas, sehingga mudah sekali dibedakan dengan tepung – tepung lainnya. Tepung tapioka juga memiliki sifat yang tidak larut dalam air yang bersuhu normal.

     Tepung tapioka banyak digunakan sebagai bahan pengental, bahan pengisi dan bahan pengikat dalam industri makanan, seperti dalam pembuatan puding, sup, makanan bayi, es krim, pengolahan sosis daging, industri farmasi, dan juga banyak dipakai sebagai campuran pakan atau makanan ternak.

      Tepung tapioka adalah bahan makanan yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Tepung Tapioka mengandung energi sebesar 362 kkali, protein 0,5 gr, karbohidrat 86,9 gr, lemak 0,3 gr, kalsium 0 mg, fosfor 0 mg, dan zat besi 0 mg. Selain itu di dalam Tepung Tapioka juga terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0 mg dan vitamin C 0 mg.

2.    Tepung Maizena 
                                    
                                          Hasil gambar untuk tepung jagung

     Tepung maizena (corn starch) adalah sebutan populer untuk tepung pati jagung. Kata "maizena" sendiri awalnya adalah brand atau merk dari suatu produk tepung jagung yang ada di Meksiko. Tapi, di Indonesia, akhirnya penyebutan tepung maizena lebih populer dan mudah dikenali daripada tepung pati jagung itu sendiri. Tekstur tepung maizena halus dan lembut seperti tepung terigu, namun warnanya lebih pucat dan keruh daripada tepung terigu. Di Indonesia ada beberapa macam merk tepung maizena yang terkenal, diantaranya Maizenaku, Hawai in Harvest, Clara Maizena, dan beberapa merk lainnya.

     Tepung maizena sering menjadi bahan tambahan atau bahan pengganti terigu dalam pembuatan makanan. Misalnya, dalam pembuatan cake, kue kering, bubur, puding, dan saus. Tepung maizena akan menghasilkan tekstur makanan yang lebih pas. Penggunaannya memang tidak boleh terlalu banyak, karena penggunaan yan berlebihan justru akan membuat kue lebih cepat basi dan berjamur. Karena terbuat dari jagung, maka tepung maizena adalah jenis tepung yang bebas gluten. Maizena juga cenderung tidak mengandung lemak, sangat baik untuk diet.

     Tepung maizena mengandung energi sebesar 343 kkal, protein 0,3 gr, karbohidrat 85 gr, lemak 0 gr, kalsium 20 mg, fosfor 30 mg, dan zat besi 2 mg. Selain itu, tepung maizena juga memiliki kandungan vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0 mg dan vitamin C 0 mg.

3.    Tepung Terigu 

                                          Gambar terkait

     Tepung terigu adalah salah satu bahan makanan yang dibuat dari biji gandum yang berbentuk serbuk atau butiran sangat halus, dan berwarna putih. Tepung terigu merupakan salah satu jenis tepung yang sering digunakan masyarakat dalam membuat berbagai jenis makanan dan masakan. Kata "terigu" sebenarnya diambil dari bahasa Portugis "trigo" yang memiliki arti "gandum". Namun, ada sedikit perbedaan antara gandum utuh dengan terigu. Jika gandum berwarna cokelat dan cenderung lebih kasar, maka terigu berwarna putih dan lebih halus. Ini disebabkan karena terigu mengalami beberapa tahap pengolahan. Karena itulah, terigu lebih banyak mengandung gluten dan punya kadar kekenyalan lebih tinggi dibandingkan gandum utuh.

     Tepung terigu sebagai salah satu bahan pangan populer tentu saja memiliki banyak manfaat di dalamnya. Misalnya, terigu digunakan sebagai bahan pokok dalam pembuatan mie, roti, biskuit, dan bubur. Berdasarkan zat protein yang dikandungnya, tepung terigu dibagi menjadi 3 jenis, yaitu tepung terigu protein tinggi, tepung terigu protein sedang, dan tepung terigu protein rendah. Semakin tinggi kadar proteinnya, semakin tinggi pula kadar kekenyalannya. Karena itu, tepung terigu yang paling cocok untuk membuat mie, roti, atau pasta adalah terigu berprotein tinggi.

     Tepung terigu mengandung energi sebesar 365 kkal, protein 8,9 gr, karbohidrat 77,3 gr, lemak 1,3 gr, kalsium 16 mg, fosfor 106 mg, dan zat besi 1 mg. Tepung Terigu juga mengandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0,12 mg, serta vitamin C 0 mg. 











DESCRIBE SOME INGREDIENTS

1.   Garam 

Hasil gambar untuk garam

     Garam adalah suatu zat berbentuk padat, kristal, dan berwarna putih yang merupakan hasil dari laut. Garam didapatkan dengan cara mengeringkan air laut sehingga didapatkan kristal-kristal mineral. Penambang garam biasanya memanfaatkan sinar matahari terik untuk mengeringkan air laut. Garam yang sudah dikemas dan dijual di pasaran umumnya berbentuk serbuk atau bongkahan dalam plastik. Garam juga terdiri dari bermacam-macam, namun yang familiar adalah garam masak dan garam halus atau garam meja. Garam masak berbentuk kristal atau serbuk dengan warna kurang putih. Umumnya kandungan iodiumnya tidak setinggi garam meja atau garam halus. Garam halus atau garam meja biasanya memiliki iodium yang tinggi namun rasanya kurang asin.

     Dalam olahan masakan, garam memegang peranan terpenting dalam kunci cita rasa masakan. Hampir semua masakan menggunakan garam sebagai penguat rasa dan pemberi rasa asin, serta gurih. Garam juga berfungsi sebagai pencegah tumbuhnya bakteri di masakan, sehingga garam sering digunakan sebagai sarana pembuatan bahan makanan kering misalnya ikan asin. Garam juga berfungsi sebagai penghilang aroma amis dari ikan, ayam, dan sebagainya. Garam memiliki kandungan utama iodium untuk mencegah berbagai penyakit seperti gondok, terutama untuk anak-anak di bawah umur.

     Garam memiliki kandungan natrium 38.758 gr, magnesium 1 gr, seng 0,3 mg, kalium 8 mg, kalsium 24 mg dan mineral-mineral lainnya.

2.   Gula Pasir 

Hasil gambar untuk gula pasir 
 
     Gula pasir merupakan bahan baku masakan yang terbuat dari sari tebu dan dikristalkan membentuk serbuk-serbuk seperti pasir. Berbeda dengan gula halus, gula pasir mempunyai butiran-butiran yang lebih kasar. Gula pasir umumnya berwarna putih kekuningan atau sedikit coklat. Gula pasir tidak mempunyai aroma tetapi berbau harum ketika diolah menjadi karamel. Gula pasir banyak ditemui di manapun dalam bentuk kemasan, dan termasuk rentan terhadap kelembaban karena bisa mengubah tekstur dari gula tersebut.

     Gula pasir sudah menjadi bahan utama dalam pembuatan masakan. Hampir di seluruh nusantara, terutama pulau Jawa, menggunakan gula pasir sebagai pengimbang garam dan penguat rasa. Gula pasir juga dapat ditambahkan sebagai pemanis minuman alami seperti teh, kopi, es, dan semacamnya. Gula pasir cukup terkenal berkhasiat untuk menambah energi, antioksidan, menyehatkan kulit, dan semacamnya. Akan tetapi, konsumsi gula pasir juga memiliki batas aman, yaitu setara dengan satu hingga dua sendok makan tiap harinya agar tercegah dari risiko penyakit gula darah.

     Gula pasir adalah bahan makanan dan minuman yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Gula Pasir mengandung energi sebesar 364 kkal, karbohidrat 94 gr, kalsium 5 mg dan fosfor 1 mg.

3.   Merica 

Hasil gambar untuk merica bubuk

     Merica adalah sejenis tanaman obat yang diambil buahnya. Di kalangan masyarakat, merica juga dikenal dengan nama lada. Terdapat dua macam merica yang diketahui masyarakat, yaitu merica putih atau merica hitam. Perbedaan keduanya yang pasti dapat dilihat dari tampilan warna yang ada. Namun, tidak ada perbedaan signifikan yang ditimbulkan dari segi rasa. Lada putih diperoleh dengan menggunakan buah yang belum matang sementara lada hitam dibuat dengan menggunakan buah yang sudah matang. Bentuk atau tekstur dari merica yang banyak dikenal di masyarakat juga ada dua macam, yaitu merica halus atau merica yang masih berbentuk butiran. Tentunya untuk memperoleh bentuk yang halus, perlu dilakukan proses penggerusan terlebih dahulu. Dari merica yang berbentuk butiran pula kita dapat mengatur besar kecil butiran yang akan digunakan. Tentunya merica yang masih berbentuk butiran akan memiliki rasa yang lebih pekat dibanding merica halus.

     Kegunaan dari merica atau lada adalah untuk memberikan sedikit rasa panas atau pedas pada masakan. Lada putih sangat umum digunakan sebagai campuran masakan dan dilarutkan bersamaan dengan masakan itu sendiri. Umumnya merica akan digunakan pada setiap santapan sup. Sementata lada hitam lebih banyak digunakan sebagai pelengkap makanan yang sudah dimasak. Dari segi kesehatan, merica bermanfaat untuk meredakan hidung tersumbat, mencegah kerusakan sel, menghambat pertumbuhan bakteri jahat, mengobati penyakit lambung, meredakan radang sendi, dan mengontrol kadar gula darah.

     Merica adalah bahan makanan yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Merica mengandung energi sebesar 359 kkal, protein 11,5 gr, karbohidrat 64,4 gr, lemak 6,8 gr, kalsium 460 mg, fosfor 200 mg, dan zat besi 17 mg.













Sumber : 

http://www.kerjanya.net/faq/17924-garam.html 

DESCRIBE SOME INGREDIENTS

1.   Strawberry 

Hasil gambar untuk strawberry in basket

     Strawberry adalah salah satu tanaman buah yang paling banyak dibudidayakan di seluruh dunia. Meskipun namanya mengandung kata "berry", ternyata strawberry tidaklah masuk dalam keluarga beri-berian seperti halnya blueberry dan cranberry. Karena buah strawberry berbeda dari buah berry lainnya, yakni bijinya tidak terletak di dalam daging buah, melainkan di sisi luar daging buahnya.
     Dalam dunia kuliner, strawberry adalah buah primadona. Bisa diolah menjadi selai, sirup, manisan, bahan campuran susu, topping kue, dan lain sebagainya. Buah strawberry juga memiliki banyak manfaat. Strawberry memiliki kandungan gizi yang cukup banyak dan dibutuhkan oleh tubuh, yaitu untuk mencegah kanker, menghaluskan dan merawat keindahan kulit, mencegah dan mengobati masalah mulut dan gusi, meredakan diare, mengobati sakit sendi atau encok, dan mencegah stroke.

     Adapun kandungan gizi yang dimiliki strawberry adalah kalori 32 kkal, karbohidrat 7,7 gr, protein 0,7 gr, kalsium 16 mg, zat besi 0,41 mg, magnesium 13 mg, fosfor 24 mg, kalium 153 mg, sodium 1 mg, vitamin A 1 IU, vitamin C 58,8 mg, dan vitamin B1 0,02 mg.

2.   Raspberry 

Hasil gambar untuk raspberry

     Raspberry adalah tanaman semak yang dapat tumbuh di berbagai wilayah di dunia. Nama keluarga tanaman ini adalah Rubus. Jenis Raspberry yang dibudidayakan secara komersial adalah buah yang berwarna merah (Rubus strigosus) dan hitam (Rubus occidentalis). Raspberry yang matang memiliki warna merah, hitam, ungu atau kuning keemasan, yang sepenuhnya tergantung pada jenisnya, serta memiliki rasa yang manis. Berbeda dengan berry lainnya, raspberry memiliki rongga di tengah setelah diambil tangkainya.

     Pemanfaatan raspberry adalah dapat diolah menjadi selai, jus atau hiasan pada berbagai jenis cake. Selain itu, raspberry juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia. Diantaranya mencegah peradangan, kanker, penyakit jantung, diabetes, alergi, penurunan kognitif (hari tua), dan degenerasi penglihatan.

     Raspberry memiliki kandungan kalori 63.000 kkal, karbohidrat 14,7 gr, protein 1,5 gr, kalsium 3 mg, zat besi 5 mg, sodium 1 mg, vitamin A 1 mg, dan vitamin C 54 mg.

3.   Blueberry 

Hasil gambar untuk blueberry

     Blueberry termasuk ke dalam keluarga berry yang memiliki rasa paling manis sehingga disukai oleh banyak orang. Blueberry adalah tanaman berbunga dalam genus Vaccinium, bagian Cyanococcus. Spesies ini tumbuh di Amerika Utara. Meskipun bluberry adalah tumbuhan asli Amerika Utara, mereka juga tumbuh di belahan selatan di Australia, Selandia Baru dan negara-negara Amerika Selatan, dan dikirim melalui udara sebagai produk segar untuk pasar-pasar di seluruh dunia.

     Blueberry bisa dikonsumsi sebagai buah segar atau jus, sebagai campuran pada es krim, kue, salad, sereal, yoghurt, pancake, muffin, roti, bisa dibuat menjadi selai, jelly, dan juga buah kering. Blueberry juga berkhasiat sebagai antioksidan, antiradang, antibakteri, antiangiogenik, dan laksatif ringan. Kandungan antioksidan blueberry bermanfaat untuk mencegah terjadinya penyakit mata, menghambat pertumbuhan kanker, mengobati gangguan sirkulasi darah seperti varises, wasir dan tukak lambung, menjaga kesehatan saluran kencing, yaitu dapat mengeliminasi infeksi E. coli.
     Blueberry merupakan buah yang memiliki kandungan kalori 57 kkal, karbohidrat 14,49 gr, protein 0,74 gr, lemak 0,33 gr, kalsium 6 mg, zat besi 0,28 mg, magnesium 6 mg, fosfor 12 mg, kalium 77 mg, sodium 1 mg, vitamin A 54 IU, vitamin C 9,7 mg, dan vitamin B10,037 mg.










DESCRIBE SOME INGREDIENTS

1.   Daging Ayam 

Hasil gambar untuk gambar daging ayam

     Pada zaman dahulu, ayam tidak langsung dipelihara untuk dikonsumsi. Di Tiongkok dan Asia Tenggara, ayam dijadikan hewan untuk diadu sejak 10.000 tahun lalu. Selain untuk jadi hewan aduan, ayam juga dijadikan sebagai bagian ritual upacara penting. Menurut penelitian tahun 2015, ayam baru saja dikonsumsi sekitar beberapa ratus tahun lalu oleh penduduk sebuah kota kuno di Israel pada periode Hellenistic sekitar 400 – 200 tahun SM yang dikenal sebagai situs arkeologi bernama Maresha. Peneliti menemukan ribuan tulang ayam yang memiliki tanda berupa goresan pisau yang disembelih untuk dikonsumsi. Menurut peneliti, sekitar kurang dari satu abad kemudian, bangsa Romawi menyebarkan budaya mengonsumsi daging ayam di seluruh wilayah kekuasaannya. Ini adalah saat di mana daging ayam mulai dijadikan bahan makanan di Eropa, dan juga berkembang ke mana-mana.

     Daging ayam adalah sumber protein yang sering dijadikan berbagai masakan di Indonesia, seperti ayam goreng, ayam bakar, sup ayam, satai ayam, dan masih banyak lagi. Manfaat makan daging ayam bagi kesehatan jelas sangat tinggi, karena daging ayam mengandung protein tinggi, serta vitamin dan mineral. Makan daging ayam juga diyakini dapat membantu menurunkan berat badan, mengontrol kadar kolesterol, tekanan darah serta mengurangi risiko kanker.

     Menurut USDA, 100 gr ayam mengandung air 65 gr, energi 215 kkal, protein 18 gr, lemak 15 gr,  lemak jenuh 4 gr, kolesterol 75 mg, kalsium 11 mg, besi 0,9 mg, magnesium 20 mg, fosfor 147 mg, kalium 189 mg, natrium 70 mg, dan seng 1,3 mg. Di antara vitamin dalam daging ayam antara lain vitamin C, vitamin B1 (hiamin), riboflavin, niacin, vitamin B6 (pyridoxamine), folat, vitamin B12, vitamin A, vitamin E (tocopherol), vitamin D dan vitamin K.

2.   Daging Bebek 

Hasil gambar untuk daging bebek

     Peternakan bebek sudah dimulai sejak ribuan tahun yang lalu, diperkirakan bermula dari kawasan Asia Tenggara. Penyebaran bebek di Indonesia konon berawal dari orang-orang Hindia ke Pulau Jawa pada abad ke-7. Mereka datang sebagai pekerja untuk membuat candi Hindu dan Budha dan memanfaatkan bebek untuk diternak sebagai penghasil telur karena pada zaman itu peranan putih telur cukup efektif untuk bahan perekat batu-batu candi. Potensi bebek cukup menarik bagi para penduduk apalagi pemeliharaannya cukup mudah dan lebih tahan penyakit jika dibandingkan dengan jenis unggas lain. Penyebaran bebek sangat pesat dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan bahkan sampai ke Sulawesi.

     Hewan ini sangat populer di Asia, namun tidak terlalu populer di Amerika dan Eropa, hal ini dikarenakan daging bebek ternak tidak segemuk daging ayam dan bebek lebih mengandung banyak lemak, sehingga harga daging dan telur ayam relatif lebih murah dibanding daging bebek. Walaupun daging bebek tidak sepopuler daging ayam pada umumnya, namun beberapa masakan yang berasal dari daging bebek tertentu sangat terkenal di beberapa moment khusus, seperti pada masakan hotel-hotel besar yang ada di seluruh dunia yang menyajikan makanan olahan kelas atas dari daging bebek. Bebek juga sangat populer di Cina dan Taiwan, di sana bebek dibudidayakan dan disajikan dalam bentuk yang lebih berkelas, yaitu bebek peking.

     Mengkonsumsi bebek juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, seperti meningkatkan metabolisme tubuh, menambah energi, mencegah anemia, serta menyehatkan gigi dan tulang. Hal tersebut dikarenakan daging bebek mengandung protein 23,5 gr, lemak 28 gr, fosfor 203 mg, zinc 2,6 mg, zat besi 2,7 mg, tembaga 0,2 mg, sodium 65 mg, vitamin B6 0,3 mg, vitamin B12 0,4 mg, vitamin ribovlafin 0,5 mg, niacin 5,1 mg, tiamin 0,3 mg, dan asam pantotenat 1,5 mg.

3.   Daging Kalkun 

Hasil gambar untuk daging ayam

     Walaupun dalam bahasa Inggris kalkun disebut dengan Turkey, namun ternyata hewan ini bukanlah berasal dari Turki. Kalkun awalnya ditemukan di Meksiko dan Amerika Utara lebih dari 400 tahun yang lalu. Kemudian orang Spanyol datang ke Meksiko dan membawa daging kalkun tersebut untuk disebarkan ke benua Eropa. Namun, orang Inggris mengira burung besar yang mirip dengan ayam itu dibawa dari Turki, sehingga mereka menamakan kalkun dengan sebutan ‘Turkey’ sampai sekarang. Kalkun adalah salah satu jenis burung besar yang biasa dijadikan hidangan pada perayaan hari besar di beberapa negara. Setiap Thanksgiving dan Natal di beberapa negara benua Amerika dan Eropa, beragam makanan berbahan daging kalkun hampir tidak pernah luput untuk disajikan. Tekstur daging kalkun mirip dengan daging ayam, tapi bisa dibilang dagingnya lebih lezat dan lebih juicy . Maka dari itu kalkun memiliki harga yang lebih mahal dari daging ayam.

     Dengan mengkonsumsi daging kalkun, maka dapat meningkatkan kekebalan tubuh, menurunkan berat badan, mencegah kolesterol dan serangan jantung, meningkatkan insulin dalam tubuh, dan membantu mengatur tidur karena menyebabkan kantuk. Daging kalkun mengandung energy 111 kkal, lemak 0,7 gr, protein 24,6 gr, kalsium 10 mg, zat besi 1,2 mg, magnesium 28 mg, fosfor 206 mg, kalium 293 mg, natrium 29 mg, zinc 1,2 mg, vitamin B2 0,1 mg, vitamin B3 6,6 mg, vitamin B5 0,7 mg, dan vitamin B6 0,2 mg.
















Sumber : 


https://bobo.grid.id/read/081827747/sejak-kapan-manusia-mulai-mengonsumsi-daging-ayam-ya-akubacaakutahu?page=all 

DESCRIBE SOME INGREDIENTS

1.   Butter 

Gambar terkait
      
     Butter atau yang juga dikenal sebagai mentega adalah salah satu produk emulsi lemak susu sapi. Secara kasat mata, butter mirip dengan margarin dan agak sulit untuk dibedakan bagi yang tidak faham dunia masak memasak. Butter memiliki warna kuning yang pucat, tekstur yang lebih lembut, aroma yang lebih kuat dan enak daripada margarin. Butter juga mudah meleleh, sehingga tidak baik jika terlalu lama disimpan dalam suhu ruang. Dan karena dibuat dari bahan hewani, butter memiliki harga yang relatif lebih mahal daripada margarin.

     Butter dapat dimanfaatkan untuk proses menggoreng dan memanggang. Butter juga bisa digunakan untuk mengoles makanan seperti roti dan kue. Dari segi kegunaannya, butter lebih cocok dalam pembuatan kue kering. Butter mengandung cukup banyak lemak yang dapat membantu menurunkan berat badan, mencegah berbagai masalah kesehatan, termasuk kesehatan jantung dan pembuluh darah, mengurangi risiko kanker, mencegah peradangan pada usus besar dan lapisan usus.
   
     Butter mengandung energi sebesar 725 kkal, protein 0,5 gr, karbohidrat 1,4 gr, lemak 81,6 gr, kalsium 15 mg, fosfor 16 mg, zat besi 1 mg, vitamin A 3300 IU, vitamin B1 0 mg dan vitamin C 0 mg.

2.   Margarin
  
Hasil gambar untuk butter

     Margarin adalah salah satu bahan makanan yang juga merupakan produk emulsi. Margarin yang diambil dari kata "margarine" dalam bahasa Inggris ini sekilas agak sulit dibedakan dengan mentega atau butter. Di Indonesia, margarin biasanya dibuat dari minyak kelapa sawit yang diproses bersama dengan air dan garam dengan perbandingan tertentu. Dan karena terbuat dari lemak nabati, margarin cenderung lebih rendah kolesterol.

     Margarin memiliki rasa yang cenderung asin, dan lebih cocok digunakan dalam pembuatan roti dan cake, karena daya emulsi margarin lebih baik daripada butter. Meskipun margarin adalah bahan makanan buatan yang didapatkan dari proses emulsi, margarin tetap memiliki kandungan gizi yang juga dibutuhkan oleh tubuh. Margarin bisa menggantikan minyak goreng, karena lebih rendah lemak. Hal ini bisa mengurangi resiko kolesterol tinggi, menjaga kesehatan mata, mencegah osteoporosis, serta menjaga keseimbangan hormon.

     Margarin mengandung energi sebesar 720 kkal, protein 0,6 gr, karbohidrat 0,4 gr, lemak 81 gr, kalsium 20 mg, fosfor 16 mg, dan zat besi 0 mg. Selain itu, margarin juga mengandung vitamin A sebanyak 2000 IU.

3.   Shortening 

Hasil gambar untuk shortening

     Shortening adalah lemak padat yang memiliki sifat plastis dan kestabilan tertentu. Umumnya bewarna putih atau sering disebut “Mentega Putih”. Disebut sebagai Shortening karena lemak yang terkandung akan menghambat pembentukan gluten yang ada pada terigu, atau dengan kata lain memperpendek gluten (dalam bahasa Inggris to shorten). Dari kata to shorten atau memperpendek inilah muncul istilah Shortening.

     Shortening terbuat dari 100% lemak, baik lemak nabati atau hewani ataupun campuran keduanya yang sudah dimurnikan dan dihilangkan baunya. Shortening merupakan lemak yang digunakan untuk berbagai macam keperluan seperti membuat adonan roti/ melembutkan roti, membuat butter cream, dan juga untuk menggoreng. Shortening memiliki fungsi yaitu memperbesar volume bahan pangan, menyerap udara, stabilizer, emulsifier, membentuk cream, memperbaiki keeping quality, dan memberikan cita rasa gurih dalam bahan pangan berlemak, dan menghaluskan tekstur kue. Manfaat yang diperoleh dengan mengkonsumsi shortening daapt menyehatkan tubuh sama seperti butter dan margarine.

     Shortening merupakan jenis lemak yang mengandung kalori yang cukup tinggi. Dalam 100 gram shortening mengandung kalori sebesar 884 kkal, lemak jenuh 91 gr, lemak tidak jenuh ganda 1 gr, dan lemak tidak jenuh tunggal 2,2 gr.
















Sumber : 

http://www.kerjanya.net/faq/18128-butter.html 

famous food

1.   Churros 

Hasil gambar untuk churros

     Churros merupakan makanan ringan sejenis pastry yang digoreng, terbuat dari adonan dasar choux. Choux sendiri merupakan adonan pastry ringan yang umumnya digunakan untuk membuat kue sus, profiteroles, eclairs, beignets, atau crullers. Churros sangat terkenal di Spanyol, Prancis, Filipina, Portugis, Amerika Latin dan U.S. Kata churros diambil dari bahasa Spanyol "churra" yang berati domba, karena churros memiliki bentuk yang menyerupai tanduk domba. Asal usul churros terbagi atas dua versi. Versi pertama mengatakan bahwa churros pertama kali dibuat oleh seorang penggembala Spanyol untuk menggantikan roti segar. Kemudian masakan ini menjadi populer dikalangan penggembala Spanyol karena mudah digoreng di atas api pegunugan terbuka dimana para penggembala banyak menghabiskan waktunya.
  
     Sedangkan menurut versi kedua, churros diciptakan pertama kali di China. Yang lebih dulu dikenal dengan nama youtiao, kue berwarna keemasan yang memiliki rasa asin dan dimasak dengan cara digoreng. Ketika Portugis datang ke China dan mencicipi kue goreng tersebut, mereka membawanya ke Iberia, Spanyol. Di persinggahan yang baru ini, kue ini dimodifikasi dengan menambahkan banyak gula dan mengurangi kandungan garam dalam pembuatannya. Dari situlah kemudian lahir churros. Dalam penyajiannya, churros kemudian terus mengalami perkembangan dan variasi dari waktu ke waktu dengan berbagai isian seperti cokelat, selai, dan lain-lain.

2.   Hot Dog 

Gambar terkait

     Hot Dog pertama kali diciptakan oleh orang Jerman pada tahun 1852. Mereka berinovasi dengan membuat sosis yang berukuran lebih kecil, pipih dan panjang, berbeda dari sosis biasanya yang cenderung buntal dan tambun. Selain itu, sosis ini juga memiliki kulit yang tipis dengan isian daging cincang yang sudah diberi banyak bumbu dan kemudian diasapi. Pembuat sosis ini memiliki anjing dachshund yang kemudian menginspirasinya untuk memberi nama sosis ciptaannya karena bentuknya yang mirip. Sejak itulah orang-orang menyebutnya dengan “dachshund sausages”.

     Dachshund sausages yang sudah masuk di Amerika pada tahun 1860-an populer di New York. Biasanya, makanan ini dijual di pertandingan bisbol atau basket. Para penjual akan berteriak, “get your hot dachschund sausages!”. Ketika seorang kartunis New York Journal yang bernama Tad Dorgan sedang melihat pertandingan, dia kemudian terinspirasi dan membuat ilustrasi anjing dengan caption “get your hot dogs.” Kartun itu pun dimuat di koran dan mulai dikenal banyak orang. Sejak saat itulah, di setiap pertandingan para penjual selalu berteriak “get your hot dog here” saat menjajakan jualannya. Harry Stevens adalah penjual pertama yang meneriakkan kalimat tersebut. Kata hot dog pun semakin populer dan dikenal hingga sekarang ini.
















Famous food

1.   Kebab 

Hasil gambar untuk kebab

     Kebab merupakan kuliner populer dari Turki. Meski berasal dari Turki, nama kebab berasal dari bahasa Arab “kabab” yang artinya adalah daging goreng. Pada zaman Kesultanan Ustmaniyah, istilah kebab kemudian merujuk pada daging yang dipanggang. Kebab awalnya menggunakan daging domba atau kambing sebelum akhirnya beralih pada daging sapi dan ayam seperti saat ini. Kuliner yang termasuk dalam kuliner cepat saji ini sangat popular di kawasan Timur Tengah dan Afrika. Pada mulanya kebab tidak berupa daging yang dibungkus dengan roti tortila. Kebab aslinya berupa daging yang ditusuk seperti sate lalu dibakar diatas bara api yang terbuat dari arang kayu hingga matang. Proses memasaknya memang cukup lama karena daging kebab yang dipotong-potong cukup tebal. Setelah matang, kebab disajikan bersama dengan roti pita, yogurt, dan paprika.

     Kebab yang kita jumpai saat ini adalah kebab yang sudah melalui perubahan. Sekitar abad ke-18, kebab dibawa oleh para pedagang Turki ke benua Eropa, tepatnya ke Berlin, Jerman. Daging yang digunakan untuk kebab dicincang lalu diberi aneka bumbu rempah lalu dipanggang hingga matang dan disajikan bersama dengan roti tortila dan salad serta mayonaise layaknya burger. Kepopuleran kebab sebagai kuliner cepat saji saat itu bahkan bisa menyaingi popularitas burger. Berkat ketenarannya di Jerman, kebab pun bisa merambah dunia internasional hingga ke benua Amerika dan Asia, termasuk Indonesia.

2.   Poutine 

Hasil gambar untuk poutine

     Poutine diciptakan pada tahun 1950-an di Provinsi Quebec, namun karena memiliki rasa yang lezat, hidangan ini menjadi sangat populer di seantero Kanada. Poutine merupakan salah satu makanan cepat saji favourite dan terkenal terutama bagi orang-orang Quebec. Poutine adalah makanan khas Kanada yang terbuat dari kentang goreng dan keju kental yang disiram saus. Saus ini terbuat dari kaldu sapi atau ayam, dengan berbagai pilihan topping, seperti potongan sosis, nugget, jamur, daging ayam cincang atau mungkin daging ikan tuna. Poutine sangat cocok untuk disantap pada saat cuaca dingin atau sebagai makanan ringan sekedar untuk mengisi perut.

     Dalam perkembangannya, poutine telah menjadi makanan nasional khas negara di Amerika Utara, dan hampir seluruh cafe maupun restoran menyajikan Poutine sebagai menu tambahan, bahkan di Indonesia.









Famous Food 1

1.    Nasi Goreng 

Hasil gambar untuk nasi goreng

     Nasi goreng kabarnya sudah dikenal oleh masyarakat sejak ribuan tahun silam, tepatnya tahun 4.000 SM. Nasi goreng yang selama ini identik dengan kebiasaan sarapan atau kebiasaan makan malam orang Indonesia, ternyata merupakan masakan tradisional masyarakat Tionghoa. Ide pembuatan nasi goreng pada awalnya dilakukan oleh orang-orang Tionghoa karena mereka tidak menyukai makanan-makanan yang dingin. Dari kejadian nasi yang telah mendingin itulah, kemudian mereka menambah cita rasa nasi dengan menambah bumbu-bumbu. Pengolahan nasi goreng ini juga dilakukan karena masyarakat Tionghoa menghindari pemborosan beras.

     Sementara di Indonesia sendiri kehadiran nasi goreng belum jelas diketahui. Satu hal yang pasti, masa perdagangan yang terjadi antara orang-orang China yang datang ke Indonesia sudah mulai sejak zaman kerajaan Sriwijaya sekitar abad ke-10. Dan berlanjut pada masa Kerajaan Majapahit, yaitu sekitar abad ke-15. Sejak saat itu juga para warga Tionghoa yang mulai menetap di Indonesia dinilai membawa budaya termasuk masakan-masakan khas mereka. Hingga akhirnya menyebarlah resep nasi goreng yang digemari tersebut.

2.    Es Krim 

Hasil gambar untuk ice cream
     
     Es krim dipercaya berawal dari zaman kepemimpinan Kaisar Nero dari Romawi di tahun 64 M. Ini terbukti dari catatan sejarah yang menceritakan mengenai salah satu hidangan pesta. Hidangan tersebut adalah es salju halus yang diambil dari penggunungan dan dihidangkan bersama buah-buahan serta madu. Tetapi yang paling awal mengenalkan bentuk es krim seperti sekarang adalah Kaisar Tang dari Dinasti Shang, China, pada tahun 700 M. Ketika es yang diambil dari salju disajikan, Kaisar meminta agar es tersebut dicampur dengan susu sapi, tepung, dan sedikit kapur barus. Adonan tersebut diaduk hingga membentuk krim. Maka, jadilah adonan es krim seperti yang kita kenal sekarang.

     Namun banyak yang mengatakan bahwa adonan es krim pertama kali dikenalkan oleh Marcopolo pada abad ke-16. Ia pulang dari berlayar dan membawa resep es krim. Awalnya es krim terbuat dari es salju yang dicampur lemak susu, buah-buahan, dan diberi berbagai macam adonan sehingga lembut dan nikmat. Saat itu, es krim adalah hidangan istimewa yang hanya dapat dinikmati kaum bangsawan.

     Di Indonesia, es krim dibawa oleh bangsa Belanda. Ice Cream Saloon adalah es krim pertama yang hanya bisa dinikmati di kota besar seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Malang, dan Surabaya. Saat itu es krim merupakan makanan mewah dan mahal, sehingga kebanyakan hanya orang Belanda saja yang menikmatinya.











“Spaghetti Aglio Olio Chicken”